TUGAS 4
Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan
Konsumen
A. SUMBER
DAYA KONSUMEN
Konsumen yaitu beberapa orang yang
menjadi pembeli atau pelanggan yang membutuhkan barang untuk mereka gunakan
atau mereka konsumsi sebagai kebutuhan hidupnya. Pembangunan dan
perkembangan perekonomian umumnya dan khususnya di bidang perindustrian dan
perdagangan nasional telah menghasilkan berbagai variasi barang dan/atau jasa
yang dapat dikonsumsi. Di samping itu, globalisasi dan perdaganan bebas yang
didukung oleh kemajuan teknologi telekomunikasi dan infomatika telah memperluas
ruang gerak arus transaksi barang dan/atau jasa melintasi batas-batas wilayah
suatu negara, sehingga barang dan/atau jasa yang, ditawarkan bervariasi baik
produksi luar negeri maupun produksi dalam negeri. Kondisi yang demikian pada
satu pihak mempuanyai manfaat bagi konsumen karena kebutuhan konsumen akan
barang dan/atau jasa yang diinginkan dapat terpenuhi serta semakin terbuka
lebar kebebasan untuk memilih aneka jenis dan kualitas barang dan/atau jasa
sesuai dengan keinginan dan kemampuan konsumen.
Sumber daya konsumen adalah segala
sumber daya konsumen yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian
produk maupun jasa. Sumber daya konsumen terbagi menjadi 3 yaitu sumber daya
ekonomi, sumber daya sementara, sumber daya kognitif.
- Sumber daya ekonomi adalah segala sesuatu sumber daya yang dimiliki baik yang tergolong sumber daya alam maupun potensi sumber daya manusia yang dapat memberikan manfaat.
- Sumber daya sementara adalah sumber daya yang bisa menghemat waktu, keinginan manusia ingin membeli barang dan jasa yang tujuananya menghemat waktu yang ada.
- Sumber daya kognitif adalah sumber daya perencanaan dan pengambilan keputusan seorang konsumen terhadap apa yang ingin di belinya.
Pengetahuan
Konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai
macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang
berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Dalam hal ini pengetahuan
konsumen amat diperlukan. Karena, hal ini dapat mempengaruhi keputusan konsumen
dalam melakukan pembelian. Apa yang dibeli, berapa banyak yang dibeli, dimana
membeli dan kapan membeli akan tergantung kepada pengetahuan. Pengetahuan
Konsumen terbagi kedalam tiga macam, yaitu Pengetahuan Produk, Pengetahuan
Pembelian dan Pengetahuan Pemakaian.
a). Pengetahuan Produk
adalah kumpulan berbagai macam informasi
mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek terminologi
produk atribut atau fitur, harga produk dan kepercayaan mengenai produk.
Jenis Pengetahuan Produk :
Pengetahuan tentang karakteristik/atribut
produk
Seorang Konsumen akan melihat suatu produk
berdasarkan kepada karakteristik atau ciri atau atribut dari produk tersebut.
Setiap konsumen mungkin memiliki kemampuan yang berbeda dalam menyebutkan
karakteristik atau atribut dari suatu produk. Hal ini disebabkan
perbedaan pengetahuan yang dimilikinya. Pengetahuan mengenai atribut tersebut
akan mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen. Pengetahuan yang lebih banyak
akan memudahkan konsumen dalam memilih produk yang akan dibelinya.
Pengetahuan Manfaat Produk
Seorang Konsumen mengkonsumsi gula rendah
kalori karena mengetahui manfaat produk tersebut bagi kesehatan tubuhnya.
Manfaat yang dirasakan konsumen. Setelah mengkonsumsi gula rendah kalori yaitu
dapat menghindari penyakit diabetes. Inilah yang disebut sebagai pengetahuan
tentang manfaat produk.
b). Pengetahuan Pembelian
terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi
produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko
tersebut. Pengetahuan Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang
sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk
di dalam toko tersebut. Hal ini akan memudahkan konsumen untuk berbelanja atau
melakukan pembelian. Hal ini akan memudahkan konsumen untuk berbelanja karena
konsumen bisa menghemat waktu dalam mencari lokasi produk. Menurut Petter dan Olson (1999),perilaku
membeli meliputi store contact, product contact, dan Transaction Store
contact meliputi tindakan mencari outlet, pergi ke outlet dan memasuki
outlet. Product contact, konsumen akan mencari lokasi produk, mengambil
produk tsb dan membawanya ke kasir Transaction, konsumen akan membayar
produk tersebut dengan tunai, kartu kredit, kartu debet atau alat
pembayaran lainnya.
c). Pengetahuan Pemakaian
yaitu suatu produk akan memberikan manfaat
kepada konsumen jika produk tersebut telah digunakan/ dikonsumsi. Agar
produk tersebut bisa memberikan manfaat yang maksimal dan kepuasan yg tinggi,
maka konsumen harus bisa menggunakan/ mengkonsumsi produk tersebut dengan
benar. Produsen berkewajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar
konsumen mengetahui cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu
produk adalah penting bagi konsumen.
Sumber Daya Konsumen
Ekonomi
Uang adalah alat transaksi yang sangat
diperlukan oleh konsumen untuk membeli produk. Keputusan Konsumen sehubungan
dengan produk dan merek sangat dipengaruhi oleh jumlah sumber daya
ekonomi misalnya uang. Tanpa uang konsumen tidak bisa membeli apapun.
Pembelian sangat dipengaruhi oleh pendapatan konsumen sama halnya dengan,
harapan konsumen mengenai pendapatan masa datang menjadi variabel penting dalam
meramalkan perilaku konsumen.
Potensi sumberdaya ekonomi atau lebih dikenal
dengan potensi ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau
segala sesuatu sumberdaya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumberdaya
alam (natural resources/endowment factors) maupun potensi sumberdaya manusia
yang dapat memberikan manfaat (benefit) serta dapat digunakan sebagai modal
dasar pembangunan (ekonomi) wilayah tingkat ketergantungan terhadap sumberdaya
secara structural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain. Misalnya,
penggunaan energy sinar matahari, panas bumi, atau gelombang laut termasuk
angin, akan dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap sumberdaya alam
yang tidak dapat diperbaharui.
Sumber Daya Sementara
Barang yang menggunakan Waktu Produk yang
memerlukan pemakaian waktu dalam mengkonsumsinya. Contoh: menonton TV,
memancing, golf, tennis (waktu Senggang) tidur, perawatan pribadi, pulang pergi
(waktu wajib) Barang Penghemat Waktu. produk yang menghemat
waktu memungkinkan konsumen meningkatkan waktu leluasa mereka. Contoh: oven
microwave, pemotong rumput, fast food.
Sumber Daya Kognitif
Sumberdaya Kognitif menggambarkan kapasitas
mental yang tersedia untuk menjalankan berbagai kegiatan pengolahan informasi
Alokasi Kapasitas Kognitif dikenal sebagai perhatian (attention). Perhatian
terdiri dari dua dimensi:
Arahan (direction) menggambarkan fokus
perhatian Intensitas mengacu pada jumlah kapasitas yang difokuskan pada
arahan tertentu. Karena kapasitas tersebut terbatas, orang harus selektif dalam
apa yang mereka perhatikan dan berapa banyak perhatian dialokasikan selama
pengolahan informasi. Pengertian sumber daya kognitif adalah kemampuan
untuk secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis
dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas
munculnya dan diperolehnya skema tentang bagaimana seseorang mempersepsikan
lingkungannya dalam tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh
cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental. Teori ini
digolongkan ke dalam konstruktivisme.
Kandungan Pengetahuan
Kajian Myke mendefinisikan kandungan
pengetahuan sebagai “jumlah keupayaan sumber tenaga manusia, asset dan
pengamalan kepimpinan, modal teknologi dan maklumat, hubungan kerjasama, harga
intelek, stok maklumat serta kebolehan untuk berkongsi pembelajaran dan
penggunaan, yang boleh digunakan untuk menjaga kekayaan dan meningkatkan daya
saing ekonomi.
Organisasi Pengetahuan
Pengetahuan Konsumen akan mempengaruhi
Keputusan Pembelian. Apa yang dibeli,berapa banyak yang dibeli, dimana membeli
dan kapan membeli akan tergantung kepada pengetahuan konsumen mengenai hal-hal
tersebut. Pengetahuan Konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen
mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan
informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen.
1). Pengetahuan tentang karakteristik
/atribut produk
2). Pengetahuan tentang manfaat produk
3). Pengetahuan tentang kepuasan yang
diberikan produk kepada konsumen
Manfaat fungsional yaitu manfaat yang
diraksakan konosumen secara fisiologis
Manfaat psikososial, yaitu aspek
psikologis dan aspek sosial yang dirasakan konsumen setelah
mengkonsumsi suatu produk
Mengukur Pengetahuan
Cara yang paling nyata dalam mengukur
kemampuan pengetahuan adalah menilai secara langsung isi ingatan. Beberapa
indikator pengukur pengetahuan antara lain
Pengetahuan Objektif (Objective
Knowledge) Pengukuran yang menyadap apa yang benar-benar sudah disimpan
oleh konsumen di dalam ingatan
Pengetahuan Subjektif (Subjective Knowledge)
Dipengaruhi oleh kepercayaan diri seseorang
yaitu bahwa orang yang percaya diri mungkin melaporkan secara berlebihan
tingkat pengetahuan mereka (Engel, Blackwell & Miniard, 1994, p.331-332)
Pada akhirnya, pertimbangan diberikan
pada metode alternatif untuk pengukuran pengetahuan. Pengalaman pembelian atau
pemakaian, walaupun tentu saja berhubungan dengan pengetahuan, tidak harus
memberikan indikasi yang akurat mengenai beberapa persisnya informasi yang
dimiliki konsumen.
Pengetahuan konsumen terdiri dari
informasi yang disimpan di dalam ingatan. Pemasar khususnya tertarik untuk
mengerti pengetahuan konsumen. Informasi yang dipegang oleh konsumen mengenai
produk akan sangat mempengaruhi pola pembelianmereka.Di dalam Psikologi
kognitif dijelaskan bahwa ada dua jenis pengetahuan dasar, yaitu pengetahuan
deklaratif dan pengetahuan prosedural. Pengetahuan deklaratif melibatkan fakta
subjektif yang sudah diketahui. Pengetahuan deklaratif sendiri dibagi menjadi
dua kategori, yaitu pengetahuan episodik (melibatkan pengetahuan yang dibatasi
dengan lintasan waktu) dan pengetahuan semantik (mengandung pengetahuan yang
digeneralisasikan dan memberi arti bagi dunia seseorang). Sedangkan pengetahuan
prosedural mengacu pada pengertian bagaimana fakta ini dapat digunakan. Fakta
ini juga bersifat subjektif dalam pengertian fakta tersebut tidak perlu sesuai
dengan realitas objektif.
SUMBER
:
http://amanda990.wordpress.com/2011/09/21/sumber-daya-konsumen/http:
//nellahutasoit.wordpress.com/2012/04/22/sumber-daya-konsumen-dan-pengetahuan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar